Cahaya Islam


Membedah Agenda Penolak UU Pornografi (bagian 1)

ditulis dalam Laporan Khusus by adrians on the Oktober 31st, 2008

Alhamdulillah. RUU Pornografi akhirnya disetujui DPR untuk disahkan menjadi UU lewat pleno akhir Oktober 2008 ini. Fraksi Partai Damai Sejahtera (F-PDS) dan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) tetap bersikeras menolak dan akhirnya walk-out dari ruangan pleno. Bahkan suara dari Bali, salah satu daerah yang paling keras menolak RUU ini sedari awal, menyatakan pemerintah daerah dan masyarakatnya tetap akan melakukan pembangkangan sipil dan mengajukan uji materil peraturan ini ke Mahmakah Agung. Sejumlah tokoh yang dikenal penolak RUU Pornografi juga senada, tetap pada pendiriannya dan menyatakan tidak mengakui produk hukum yang telah disahkan tersebut.

Dalam kacamata demokrasi, mereka yang menyatakan diri tetap menolak atau membangkang terhadap produk hukum yang telah disahkan lewat jalan demokratis ini sesungguhnya bersikap anti demokrasi. Dan jika mereka tetap menolak, ini sudah menjadi tugas aparat negara agar menertibkannya.

(lebih banyak…)

Akhlak Buruk Gerombolan Penolak RUU Pornografi

ditulis dalam Berita by adrians on the Oktober 27th, 2008

Selamatkan anak-anak kita dari bahaya pornografi !
Seandainya pornografi bisa berwujud makhluk atau benda, tentulah ia berwujud sangat buruk, bejat dan menjijikkan. Rupanya wujud yang mirip tergambar pula dari tingkah laku para pendukung pornografi, alias para penolak RUU Pornografi.

Salah satu contoh lama adalah saat aksi demo para penolak RUU APP (kini berganti nama menjadi RUU Pornografi), yang terjadi tanggal 22 April 2006 dimana dihadiri istri Gus Dur, Sinta Nuriyah, pedangdut goyang ngebor Inul Daratista, pemain sinetron Rieke Dyah Pitaloka, Becky Tumewe, Jajang C Noer, Lia Waroka, Olga Lidya, Ratna Sarumpaet, dan lain-lain. Saat demo berlangsung sekelompok waria (bencong) yang berkumpul di mobil tronton, tempat panggung didirikan di pojok kawasan Bundaran HI, Jakarta, melakukan joged yang memamerkan lekuk tubuh. Puncaknya salah seorang dari mereka melakukan pamer payudara didepan para wartawan dan didukung penuh tawa gembira oleh sesama bencong lainnya.

(lebih banyak…)